Fix ini gara-gara Om @dewabrata. Tanggung jawab ya, Om. Saya jadinya ikutan deh bikin post di sini lagi, pakai bahasa ibu kita, yang sejauh ini sering kita tinggalkan dan jarang sekali kita pakai di sini. hehe

Ngomong-ngomong sebelum lanjut, fotonya tidak sesuai sama sekali dengan isi post ini, ya. Jadi tidak usah dihiraukan.
Kembali ke judul post, jadi memang kali ini saya terkena virus Fomo buat bikin postingan berbahasa Indonesia di komunitas yang saya sendiri termasuk moderatornya, tapi terus terang belakangan saya tidak terlalu banyak bisa berkontribusi.
Kalau dipikir-pikir, memang kita butuh lebih banyak penulis dari Indonesia sih di Hive. Siapa tahu kita bisa membawa kembali kejayaan komunitas Indonesia seperti waktu di Steemit dulu. Hanya saja melihat harga Hive sekarang yang bikin air mata sedikit mau mengalir, rasanya itu tidak akan pernah terjadi. Terlebih lagi dengan drama dan intrik yang dulu terjadi di sana, rasanya tidak banyak orang yang mau lagi membuat tulisan berbahasa Indonesia, bahkan jumlah penulis dari Indonesia yang masih aktif di Hive yang menggunakan bahasa asing pun bisa dihitung dengan jari. Hmmm mungkin butuh jari-jari dari beberapa tangan ya. hehe
Tapi yang sedikit bikin saya bingung, di platform lain yang bahkan tidak ada insentifnya, banyak orang-orang kita yang sangat aktif, bahkan kadang cenderung kebablasan hingga membagikan hal-hal yang bersifat pribadi dengan sangat gampangnya, tapi mereka sepertinya enggan untuk menulis di sini.
Untuk saya sendiri sih sebetulnya bukan seorang penulis yang baik, bahkan bisa dibilang sering kali yang saya bagikan itu hampir kosong, hanya sekadar tulisan yang bisa dibaca, tapi tanpa makna. Hanya saja, sejak beberapa tahun yang lalu saya sudah bertekad untuk selalu membuat satu postingan setiap hari. Meskipun dulu saat masih kerja, saya lebih banyak membuat postingan berdasarkan foto-foto makro yang saya ambil, sedangkan sekarang, setelah berhenti bekerja, postingan saya malah terkesan agak ngalor ngidul, tidak jelas arahnya.
Ini sepertinya sudah terlalu banyak deh tulisannya, hitungan kata-katanya sih sudah hampir mendekati 400 kata, tapi sekali lagi, ini memang tidak ada isinya.
Jadi, buat teman-teman yang sudah baca sampai bagian akhir ini, terima kasih dan mohon maaf karena sudah buang-buang waktu kalian. hehe
![]() | I am a Balinese man, a father of a toddler son, a former worker in the hospitality industry, who has recently found a passion for macro photography and started a journey in farming. I want to share the photos that I've taken here on Hive. I appreciate any comments or feedback you leave on my posts, and kindly invite you to be part of my journey in this vast Hive Ocean. Thank you very much |


